Sunan Gunung Jati Sebagai Wali Qutub Di Zamanya V

Setelah Maulana Syarif mendengar suara yang mengawang lalu mengadah ke langit dan melihat langit sudah terbuka, para malaikat melambaikan tanganya, Maulana Syarif segera terbang, tibalah sudah di langit pertama, Maulana Syarif uluk salam di balas oleh semua malaikat dan semua para malaikat bertindak menggembirakan Maulana Syarif

Maulana Syarif lalu naik ke langit ke tiga, terus hingga sampai pada langit ke enam, para malaikat dan para anbiya yang di jumpai semua di uluki salam, mereka bergembira sekali memuji Allah SWT

Maulana syarif segera datang di langit ke enam
Maulana Syarif terharu nikmat tiada lain yang terlihat hanya cahaya yang lebih agung laksana meliputi tujuh dunia, Maulana Syarif lalu sujud, seribu nikmat, seribu rokhmat laksana lenyapnya papan dengan tulis.

Maka lalu ada suara yang terdengar " Janganlah anda sujud kepada sesama yang baharu ( Makhluk ) sujudlah kepada yang Kodom ( Pencipta ) "

Maulana Mendengar suara itu lalu mengangkat kepalanya ke atas melihat kepada Khak yang sesungguhnya .

Nabi Muhammad SAW memberi wejangan sejatinya Syahadat yang bangsa latifussirri, setelah usai olehnya di wejang, Nabi Muhammad berkata " AKU BERI ANDA GELAR INSAL KAMIL, MENJABAT SEBAGAI WALI QUTUB, SEBAGAI WAKIL MUTLAK KU, TIDAK ADANYA NABI YA ADANYA AKU WALI QUTUB, TIDAK ADA AKU YA ADANYA ANDA, BAHKAN TIDAK ADA WUJUD DUA, DAN ANDA GELARKANLAH AGAMA ISLAM, RUKUNYA LIMA PERKARA, SYAHADAT, SHOLAT, PUASA, ZAKAT FITRAH, NAIK HAJI BAGI ORANG YANG KUASA DI JALANYA, DAN PATUHILAH APA YANG TERSEBUT DALAM QUR'AN DAN ANDA JANGAN LAH MENG UNGGUL - UNGGULI MENG HEBAT - HEBATI YANG TANPA AMAL KEBAJIKAN DAN ANDA BERGURULAH APA ADAT BIASA DI DUNIA, YANG BENAR LAKUNYA NASTITI HATI HATI YANG SEJATINYA "

Maulana Syarif mengucap terima kasih atas apasih pemberian Rosul Insan Kamil lalu mohon pamit, segera turun ke langit ke lima trus hingga ke langit pertama. Insan Kamil sudah pamit uluk salam, di balas oleh semua para anbiya dan semua para malaikat, alhamdulillahirobbilalamin dan tasbih .

Insan Kamil turun dengan mengendarai awan putih bergembira sekali, di hormat hormat, tidak antara hari Insan Kamil mohon pamit meneruskan perjalananya mengendarai mahligai emas di iringi oleh jin islam Syekh Domas delapan puluh orang. Dan patih osad asid turun serta, tidak lama kemudian datanglah sudah Insan Kamil di Keraton Mesir, Kala waktu Nifsu Sya'ban pada tahun 1466 M, lalu datang di hadapan ibundanya, segera di rangkul rangkul oleh sang ibu sambil menagis karna rindu sekali .

Geger orang senegara bersuka ria setelah datangnya Maulana Insan Kamil, Kyiai Patih Ki Penghulu dan Bupati sentara Mantri pada menghadap mengahturkan selamat datang, Maulana Insan Kamil sedah menceritakan dari awal sampai akhir pengalaman perjalananya yang berhasil itu .
                                                                        TAMAT

Sumber : Babad Tanah Padjadjaran PS.Sulendraningrat
Kisah sebelumnya Kisah Sunan Gunung Jati Sebagai Wali Qutub Di Zamanya IV
Klik DISINI atau DISINI

0 komentar:

Pendidikan

Bisnis Jasa

Inspirasi

Ziarah